Sabtu, 22 Desember 2012

39.Motor Kuno 1923 : Zehnderli




Sepeda Motor Kuno 1923 : Zehnderli

Paling menarik adalah tampilan sepeda motor Zehnder buatan tahun 1923 ini.. Satu hal yang menarik,  Zehnder telah mengadopsi low centre of gravity yang sangat penting dalam dunia balap sepeda motor.


Sampai saat ini, tehnik tersebut (low centre of gravity) tetap di upayakan oleh seluruh tim peserta balap sepeda motor dalam berbagai ajang kejuaraan, seperti : moto GP, WSBK, motocross dan berbagai balapan sepeda motor lainnya. Entah kebetulan atau memang sudah direncanakan, tetapi Zehnder layak disebut pionir dalam hal low centre of gravity.


Zehnder Company didirikan di Swiss pada tahun 1895. Pada mulanya Zehnder 
bergerak pada bidang rekayasa(engineering), namun dalam perkembangannya 
Zehnder juga memproduksi sepeda motor. Selama tahun 1920-an hingga 1930-an, sepeda motor merupakan bisnis utama Zehnder, namun di abad ke 21 ini Zehnder lebih dikenal sebagai perusahaan produksi radiator unggulan.


Sepeda motor buatan Zehnder yang paling populer adalah Zehnderli atau 
“Zehnder Little”. Julukan tersebut mungkin disesuaikan dengan mesin dua langkah (dua tak) yang di usungnya yang memiliki kapasitas 110 cc dan 148 cc. Mesin tersebut dibuat berdasarkan lisensi dari sebuah mesin buatan Jerman :
Cockerell. 


Mesin dua langkah tersebut telah menggunakan dinamo buatan Bosch sebagai penghasil arus listrik, jadi sepeda motor Zehnder tidak membutuhkan accu untuk sistim pengapiannya. Sepeda motor Zehnder juga telah dilengkapi dengan transmisi (gearbox) dua tingkat percepatan, meski belt masih dipercaya  sebagai penyalur tenaga ke roda belakang.


Fitur yang ditawarkan Zehnder memang tidak terlalu muluk, hanya rangka sepeda yang dilengkapi dengan mesin. Tetapi komposisi mesin dan tangki bensinnya sangat menarik yang akhirnya menyisakan banyak ruang kosong diantara dua batang rangka diagonalnya. Diantara dua rangka  diagonal tersebut, Zehnder 
mengisinya dengan tas kulit sebagai tempat bagi peralatan (tools). Dan ternyata mesin mungilnya benar-benar mengejutkan, beratnya 50 Kg  Zehnderli pada awalnya digunakan dalam balapan mendaki gunung. Dalam lomba yang diselenggarakan di Swiss pada tahun 1925, sebanyak 7 (tujuh) Zehnderli berhasil meraih medali emas dalam berbagai kelas.  Salah satu penunjang keunggulan 
Zehnderli adalah beratnya mesin (50 Kg) serta penempatan mesin dan tangki bensinya yang sangat menunjang tercapainya low centre of gravity yang sangat berhubungan dengan keseimbangan sepeda motor diarena balap. Sejak
kemenangan tersebut, Zehnder semakin fokus mengembangkan sepeda motor balap dan Zehnder merajai kelas 125 cc.  Namun demikian, sejak 1930 Zehnder 
justru beralih memproduksi radiator dan sepeda motor mulai ditinggalkan. Akhirnya pada tahun 1931 Zehnder benar-benar menghentikan produksi sepeda motornya, dan berganti menjadi importir mesin-mesin buatan Jerman.  Pada tahun 1937,   Zehnder merilis sepeda motor dengan mesin dua langkah ber cc kecil, namun kiprah sepeda motor Zehnder telah finish sejak 1931.








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar